Total Tayangan Halaman

Jumat, Agustus 31, 2012

Tabayun??


Setiap orang mempunyai rasa dan pikirannya masing-masing. Terkadang begitu sulit untuk menebak apa yang dipikirkan orang lain. Mulai dari menebak perilakunya maupun apa yang sedang dipikirkannya. Memang si,, bukan pilihan yang bijak jika hanya menebak-nebak apa yang sedang dipikirkan orang lain ataupun menebak maksud orang lain hanya dengan melihat fisik luarnya saja. Namun, kebanyakan dari kita menilai orang yang baru kita kenal memang dari fisiknya terlebih dahulu.

Terkadang, penampilan fisik tidak mencerminkan siapa orang tersebut. Bahkan terkadang kita suka menebak-nebak apa yang dipikirkan orang lain tanpa menanyakan kebenarannya kepada orang yang bersangkutan.. nah, jadilah kesalahpahaman.

Rabu, Agustus 29, 2012

GREEN SPOT FAMILY

Green spot family, itulah sebutan untuk tim yang kami luncurkan pada saat kami bergabung dalam kuliah kerja nyata di universitas kami menuntut ilmu. Tidak hanya sebuah tim dengan kerja profesional, namun kebersamaan kami selama kurang lebih 45 hari membuat kedekatan diantara kami semakin erat. Sahabat, mungkin lebih tepatnya disebut demikian. Tidak hanya persahabatan yang terjalin namun kedekatan itupun membuat kami menjadi sebuah keluarga dengan 16 orang anggotanya. Mungkin terkesan klise bagi beberapa orang, namun kebersamaan yang selalu terjalin diantara kami-green spot family- membuat kami berada dalam sebuah keluarga yang menenteramkan, nyaman, dan menyenangkan. Memang, terkadang konflikpun tak bisa kami hindari. Namun dari situlah persahabatan kami semakin erat. Meskipun sekarang kami sudah tidak terlalu sering bisa berkumpul bersama, kedekatan sebuah persahabatan akan terus melekat dihati kami karena kami telah menjadi bagian dalam keluarga green spot.

Senin, Juli 23, 2012

Marhaban Yaa Ramadhan,,,

Ya Rabb,, terimakasih Engkau telah mempertemukanku kembali dengan bulan seribu bulan—Ramadhan yang mulia. Bulan dimana Engkau curahkan segala karunia dan pahala berlimpah ruah untuk kami gapai. Dimana setiap langkah dihitung sebagai pahala, dimana satu huruf Al Qur’an yang kami baca sepuluh kali lipat pahalanya, dimana tidurpun adalah ibadah… Ya Rabb, Allah semesa alam, pemilik jiwa-jiwa kami.. hanya kepadaMu lah kami memohon,,kami meminta,,kami bersyukur atas segala nikmat yang begitu banyak berlimpah,, nikmat iman, sehat, kelapangan hati dan bisa dipertemukan kembali dengan Ramadhan yang penuh berkah.

Ya Allah, Rabbul izzati… limpahkanlah kepada kami kemudahan dan kelapangan dalam memenuhi segala kewajibanku padaMu,, mudahkanlah jalan kami untuk menegakkan Islam dimanapun kami berada,, berilah kami kekuatan untuk mengusung kebenaran atas namaMu,, beri kami hati yang lapang dalam menghadapi cobaanMu,, beri kami kemudahan dalam menjalankan perintahMu,, Ampuni segala dosa kami, kedua orang tua kami, adik, kakak kami, dan saudara-saudara kami yang seiman.. beri kami kemudahan dalam melangkah meraih syurgaMu… jagalah selalu keistiqomahan Islam di hati kami,, matikan kami di jalan dakwahMu Ya Rabb,,,

Hanya kepadaMu lah kami memohon ya Allah…

Hanya kepadaMu lah kami meminta,,

Kabulkan do’a kami yaa Rabb,,

Semoga Ramadhan kali ini kami bisa berbenah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,, lebih bersyukur atas segala nikmat yang selalu Engkau limpahkan,, menjadi seorang yang bermanfaat bagi orang lain,,
Aamiin ya rabbal’alamin

Segores do’a di awal Ramadhan

Rabu, Juli 18, 2012

Ayo mulai,,

Terkadang bagi beberapa orang memulai adalah hal yang teramat sulit untuk dilakukan. Meskipun hanya untuk memulai menyapa orang lain di sekitar kita. Hal yang mungkin banyak dari kita meremehkan untuk memulai, namun memulai adalah sebuah langkah awal untuk membuat perubahan. Hanya sekedar memulai untuk tersenyum, memulai untuk menyapa, memulai untuk mengulurkan tangan membantu orang lain,,, seolah semua itu hanya kisah dalam dongeng-dongeng sebelum tidur.
Pun memulai untuk membiasakan perilaku-perilaku baik kita. Membiasakan diri untuk sholat awal waktu, membiasakan diri bangun di sepertiga malam, membiasakan diri peduli dengan keadaan sekitar. Dan banyak hal yang mungkin kita terlalu sombong untuk tidak peduli akan hal itu. Kebiasaan-kebiasaan tersebut dari mana bisa kita dapat kalau tidak dengan memulainya??

Memulai jujur pada diri sendiri,,, berbuat tulus pada orang lain,,, sulitkah?? Terkadang kebiasaan menjadi “bos”-lah yang melenakan kita untuk tidak peduli. Semua sudah ada yang mengerjakan, semua sudah ada yang menghandel,, kita cuma tinggal duduk, melihat, dan berkomentar… itulah kebiasaan kita-kebanyakan- yang menjadikan kita terlalu cuek untuk sekadar peduli.

Peduli untuk memulai, salahkah?? Karena kita memulai, kita jadi berbeda dengan yang lain? Kita jadi tidak seperti yang lain? Kita tidak sama dengan mereka?
Salahkah itu?? Salahkah jika kita berbeda dalam kebaikan dan kemajuan?

Memulai untuk berubah,,
Berubah untuk peduli,,
Peduli untuk bermanfaat bagi yang lain,,

Jadi,,, kenapa kita tidak memulai dari sekarang??
Ayo,, memulai..